Rabu, 03 Januari 2018

BUTTOM-UP TEST

Integrasi Bottom-Up adalah sebuah pendekatan untuk pengujian terpadu dimana komponen tingkat terendah diuji terlebih dahulu, kemudian digunakan untuk memfasilitasi pengujian komponen tingkat yang lebih tinggi. Proses ini diulang sampai komponen di bagian atas hierarki diuji.
Pengguaan Buttom-Updilakukan ketika project atau system software yang dibangun sudah jadi, mulai dariplanning hingga maintenance, barulah testing Buttom-Up dilakukan. Strategi integrasi Bottom-Up dapat diimplementasi dengan langkah-langkah:
a).   Modul tingkat rendah digabung ke dalam cluster (build) yang melakukan subfungsi perangkat lunak spesifik.
b).   Driver (program control untuk pengujian) ditulis untuk mengkoordinasi input dan output test case
c).   cluster diuji
d).   driver diganti dan cluster digabungkan dengan menggerakkannya ke atas di dalam struktur program.
Contohnya :
Bila kita melakukan pembuatan sebuah program misalnya membuat sebuah website dari awal Planning, Control, Design, Coding, Testing, Operation and maintenance belum kita lakukan testing, setelah programnya selesai atau ada barulah kita lakukan testing menggunakan bottom-up test.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAHASA INGGRIS BISNIS 2

TUGAS 2 EXERCISE 4 (PAGE 206) 1. (CORRECT) The fruits were rotting because of the moisture in the crates carrying them to market. 2. (...