Minggu, 19 November 2017

PROSES AUDIT SISTEM INFORMASI



JENIS-JENIS AUDIT
 
Menurut (Sukrisno Agoes, 2004), ditinjau dari luasnya pemeriksaan, maka jenis-jenis audit dapat dibedakan atas:
  1. Pemeriksaan Umum (General Audit), yaitu suatu pemeriksaan umum atas laporan keuangan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang independen dengan maksud untuk memberikan opini mengenai kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
  2. Pemeriksaan Khusus (Special Audit), yaitu suatu bentuk pemeriksaan yang hanya terbatas pada permintaan audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan memberikan opini terhadap bagian dari laporan keuangan yang diaudit, misalnya pemeriksaan terhadap penerimaan kas perusahaan.
Menurut (Sukrisno Agoes, 2004), ditinjau dari jenis pemeriksaan maka jenis-jenis audit dapat dibedakan atas:
  1. Audit Operasional (Management Audit), yaitu suatu pemeriksaan terhadap kegiatan operasi suatu perusahaan, termasuk kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang telah ditetapkan oleh manajemen dengan maksud untuk mengetahui apakah kegiatan operasi telah dilakukan secara efektif, efisien dan ekonomis.
  2. Pemeriksaan Ketaatan (Complience Audit), yaitu suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan telah mentaati peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang berlaku, baik yang ditetapkan oleh pihak intern perusahaan maupun pihak ekstern perusahaan.
  3. Pemeriksaan Intern (Internal Audit), yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan yang mencakup laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan yang bersangkutan serta ketaatan terhadap kebijakan manajemen yang telah ditentukan.
  4. Audit Komputer (Computer Audit), yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap perusahaan yang melakukan proses data akuntansi dengan menggunakan sistem Elektronic Data Processing (EDP).


RESIKO AUDIT              
                                        
Resiko audit (audit risk) diartikan sebagai tingkat ketidakpastian tertentu yang dapat diterima auditor dalam pelaksanaan auditnya, seperti ketidakpastian validitas dan reliabilitas bukti audit dan ketidakpastian mengenai efektivitas pengendalian internal.

Komponen Resiko Audit :
1. Resiko Bawaan (Inherent Risk)
            Adalah kerentanan asersi terhadap salah saji yang material, dengan mengasumsikan bahwa tidak ada pngendalian internal yang berhubungan.

2. Resiko Pengendalian (Control Risk)
            Adalah resiko bahwa suatu salah saji yang material yang akan terjadi dalam asersi tidak dapat dicegah atau dideteksi secara tepat waktu oleh pengendalian perusahaan.

3. Resiko Deteksi (Detection Risk)
Adalah risiko yang timbul akibat tidak dapat terdeteksinya sebuah kesalahan atau kesalahan penyajian oleh auditor dan prosedur audit yang dibuatnya.


AUDIT TATA KELOLA TI 
1.      Pengertian Tata Kelola Teknologi Informasi
Tata kelola teknologi informasi adalah upaya menjamin pengelolaan teknologi informasi agar mendukung bahkan selaras dengan strategi bisnis suatu enterprise yang dilakukan oleh dewan direksi, manajemen eksekutif, dan juga oleh manajemen teknologi informasi.

2.  Kerangka Tata Kelola TI
·         ISO / IEC 38500 tata kelola perusahaan teknolog informasi dan Komunikasi
·     COBIT (Control Oijectives for Information and related Technology) adalah kerangka kerja untuk mengembangkan, melaksanakan, memantau dan meningkatkan teknologi (IT) tata kelola dan manajemen praktek informasi, audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat oleh informaion system audit and control association.
·   INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTUCTURE LIBRARY adalah sebuah kerangka pengelolaan pelayanan IT yang terbagi kedalam proses dan fungsi. Kerangka kerja yang dirancang untuk standarisasi seleksi, perencanaan, pengiriman, dan dukungan layanan IT untuk bisnis.

3. Audit Tata Kelola TI
         Audit ini bertujuan khusus untuk memeriksa pengelolaan seluruh sumber daya TI (termasuk di dalamnya manajemen organisasi dan pimpinan), apakah dapat mendukung dan sejalan dengan strategi bisnis.


Sumber : 
https://prezi.com/nmat_asxgwj0/risiko-risiko-audit/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAHASA INGGRIS BISNIS 2

TUGAS 2 EXERCISE 4 (PAGE 206) 1. (CORRECT) The fruits were rotting because of the moisture in the crates carrying them to market. 2. (...